Kalahkan Thunder Lewat OT, Spurs Tantang Heat di Final

 heng.jpg

Berita Olahraga Terkini dan terbaru dari Agen Bola Indo11 Oklahoma City – Final NBA kembali mempertemukan San Antonio Spurs dengan Miami Heat. Spurs mendapat tiket ke partai puncak setelah mengalahkan Oklahoma City Thunder di game keenam.

Game keenam antara Oklahoma dengan Spurs digelar di Chesapeake Energy Arena, Oklahoma City, Minggu (1/6/2014) pagi WIB. Spurs yang dalam posisi memimpin 3-2 akhirnya menegaskan keunggulannya setelah kembali meraih kemenangan melalui over time dalam kedudukan 112-107, yang membuat Tim Duncan dkk. unggul 4-2.

Agen Bola Indo11 Terpercaya  Kemenangan ini mengantar Spurs masuk final NBA untuk berhadapan dengan Miami Heat, yang pada laga final wilayah juga menang 4-2 saat berhadapan dengan Indiana Pacer. Pertemuan Spurs dengan Heat merupakan ulangan tahun lalu, di mana ketika itu Heat akhirnya jadi kampiun usai menjalani pertarungan sengit dengan kedudukan akhir 4-3.

Ini merupakan kali pertama terjadi rematch di final NBA setelah yang terakhir tahun 1998. Ketika itu Chichago Bulls mengalahkan Utah Jazz dengan kedudukan 4-2, sementara semusim sebelumnya skor yang sama muncul saat kedua tim bentrok di final.

Masip Sanjung Pelatih Luis Enrique

 fg.jpg

Agen Bola terpercaya indo11.com melaporkan, Kiper Barcelona, Jordi Masip memuji karakter hebat Luis Enrique dalam menangani tim. Malahan menurut Masip, kemampuan Luis Enrique sudah jauh berkembang dengan sudah menangani AS Roma dan Celta Vigo.

"Idenya sama ketika menangani Barcelona B, tetapi kini ia sudah berevolusi dengan bertambahnya jumlah tim yang ditanganinya," ucap Masip.

"Ia (Enrique) mempunyai karakter hebat, ia banyak membantu kami, dia banyak berbicara kepada kami," sambung Masip.

Pada kesempatan yang sama, Masip merasa siap untuk memperebutkan posisi kiper utama di Barcelona. Menurutnya, ia mempunyai keuntungan sudah dikenal baik oleh Luis Enrique, hal yang tidak dimiliki oleh dua kiper baru Barca Ter Stegen dan Claudio Bravo.

Swansea City menolak tawaran Liverpool soal Davies

a.jpg

Agen Bola Terpercaya Indo11.com melaporkan, runner-up Premier League musim lalu, Liverpool nampaknya mengalami kesusahan untuk mendatangkan bek kiri di bursa transfer musim panas ini.

Usai gagal menggaet Alberto Moreno dari Sevilla, kini The Reds harus kembali dibuat kecewa setelah tawaran yang mereka ajukan kepada Swansea City untuk membeli Ben Davies ditolak.

Liverpool diklaim sudah melakukan mahar senilai 8 juta poundsterling guna memboyong full-back asal Wales tersebut ke Anfield, namun angka itu masih ditolak oleh kubu The Swans. Sebelumnya Swansea juga pernah menolak tawaran Tottenham untuk Davies yang dipercaya memiliki banderol sebesar 12 juta poundsterling.

Dengan penolakan ini, desas-desus menyebut Liverpool akan segera beralih ke target mereka selanjutnya, yakni Ryan Bertrand yang kemungkinan besar akan dilepas oleh klub pemiliknya, Chelsea di musim panas ini.

Tabarez Tak Khawatirkan Perilaku Suarez

 s.jpg

Agen Bola Melaporkan Berita Olahraga Terkini dan terbaru Indo11.com  Sao Paulo – Luis Suarez di ambang melakoni pertandingan pertamanya di Piala Dunia 2014 saat Uruguay menghadapi Inggris. Sederet aksi kontroversial yang pernah dilakukan Suarez tak merisaukan Oscar Tabarez.

Kendati belakangan sudah lebih kalem, Suarez memiliki ‘rapor merah’. Di klubnya, Liverpool, striker berusia 27 tahun ini beberapa kali dijatuhi larangan bertanding dalam kasus rasisme dan menggigit tangan pemain lawan.

Sedangkan di level timnas, insiden di laga melawan Ghana di Piala Dunia 2010 tentu masih teringat. Ketika itu Suarez sengaja menggagalkan gol tim lawan dengan tangannya yang mungkin saja menjadi gol kemenangan Ghana. 

Pertandingan kemudian berlanjut ke adu penalti di mana La Celeste sukses menundukkan Ghana 4-2 untuk maju ke babak semifinal.

Suarez, yang sengaja disimpan saat Uruguay dikalahkan Kosta Rika 1-3, akan membantu timnya dalam usaha menghidupkan peluang lolos di Arena Corinthians, Jumat (20/6) dinihari WIB.

Ronaldo Kembali Dikritik

a.jpg

Agen Bola indo11.com melaporkan, Cristiano Ronaldo mendapat kecaman dari Manuel Jose karena menganggap rekan setimnya di Portugal seperti “bawahan” menyusul tersingkirnya mereka di penyisihan grup Piala Dunia.

Bintang Real Madrid didiagnosa mengalami masalah tendonitis pada lutut sebelum turnamen dan gagal menunjukkan kemampuan terbaik setelah tim Paulo Bento finis ketiga di belakang Amerika Serikat dan Jerman di Grup G.

Setelah berhasil memaksa AS main imbang 2-2 pada pertemuan kedua, Ronaldo mengaku tak pernah menargetkan Portugal menjadi juara dunia dan hal ini yang menimbulkan kegeraman dari Jose, pria yang pernah melatih tim-tim seperti Sporting Lisbon, Benfica dan Vitoria de Guimaraes di Primeira Liga.

Meski cedera, Ronaldo sukses menyumbang satu gol dalam kemenangan 2-1 versus Ghana dan assist-nya menghindarkan Selecao das Quinas dari kekalahan kontra AS.

Tahun lalu Suarez Sudah Diprediksi Akan Menggigit Lagi

heng.jpg

Agen Bola Melaporkan Berita Olahraga Terkini dan terbaru Indo11.com Jakarta - Untuk kali ketiga penyerang Uruguay Luis Suarez menggigit pemain lawan di atas lapangan. Peristiwa teranyar ini sendiri rupanya sudah diprediksikan sedari tahun lalu.

Dalam kemenangan 1-0 Uruguay atas Italia, Selasa (24/6/2014), Suarez kedapatan menggigit bek lawan Giorgio Chiellini. Kejadian itu luput dari pengamatan wasit sehingga Suarez lolos dari hukuman di atas lapangan, kendatipun sanksi tetap membayangi setelah FIFA mulai melakukan penyelidikannya.

Ini bukanlah kali pertama Suarez menggigit pemain lawan. Pada 20 November 2010, ketika ia masih merumput bersama Ajax di Belanda, pemain 27 tahun itu juga pernah menggigit pemain PSV Otman Bakkal dalam pertandingan yang berakhir 0-0.

Di klubnya sekarang, Liverpool, baru tahun lalu Suarez terlibat insiden serupa. Ketika berimbang 2-2 lawan Chelsea di laga Prmier League tanggal 21 April 2013, Suarez kedapatan menggigit bek The Blues Branislav Ivanovic.

Berselang satu hari setelah insiden dengan Ivanovic tersebut, pada tanggal 22 April 2013, BBC memunculkan sebuah artikel bertajuk "Kontroversi Luis Suarez: Seberapa sering orang dewasa menggigit?". Dalam artikel tersebut BBC turut mengemukakan pandangan seorang psikolog olahraga dari Universitas Salford bernama Dr. Thomas Fawcett.

Pesta Kecil dan Selfie Bareng Raja Iringi Kelolosan Belgia

 heng.jpg

Agen Bola Melaporkan Berita Olahraga Terkini dan terbaru Indo11.com  Rio de Janiero – Timnas Belgia menyambut suka cita kelolosan mereka ke babak 16 besar. Pesta yang juga dibagi bersama Raja dan Ratu negara itu yang menyaksikan langsung penampilan ‘Setan Merah’ di lapangan.

Ada yang spesial dari laga Belgia melawan Rusia dalam lanjutan Grup H di Maracana Stadium, Minggu (22/6) malam WIB. Selain karena laga ini menentukan kelanjutan nasib kedua tim di Piala Dunia.

Juga ada sosok yang tak asing bagi para pemain Belgia dan juga tentunya suporter, yakni Raja Philippe dan Ratu Mathilde yang menonton langsung dari tribun kehormatan.

Keberadaan pemimpin tertinggi mereka itu sudah melecut semangat Belgia yang tak menyerah mengejar kemenangan demi memastikan lolos ke babak 16 besar.

Pada akhirnya penantian Belgia dan seluruh suporter di negara itu tuntas ketika Divock Origi mencetak gol tunggal kemenangan di menit 87. Skor 1-0 pun sudah cukup melajukan anak asuh Marc Wilmots itu ke babak selanjutnya.

Sebab dengan nilai sempurna dari dua laga, perolehan angka mereka tak bisa dikejar lagi rival-rivalnya yakni Rusia, Aljazair, dan Korea Selatan.

Prandelli Ingatkan Italia Untuk Waspadai Joel Campbell

a.png


Agen Bola terpercaya indo11.com melaporkan, Italia akan bertemu dengan Kosta Rika pada laga lanjutan babak penyisihan grup D Piala Dunia 2014. Pelatih Azzurri Cesare Prandelli menganggap ada satu pemain Kosta Rika yang patut di waspadai yakni Joel Campbell.

Meski baru berusia 21 tahun namun Campbell sudah berhasil menebar ancaman di Piala Dunia. Satu gol telah tercipta atas namanya saat bersua Uruguay. Oleh karena itu Prandelli tak ingin anak buahnya meremehkan Campbell.

"Campbell adalah penyerang modern, dengan sentuhan pertamanya dia bisa membuka ruang dengan penyerang lain," ujar Prandelli.

"Dia sangat menarik karena tahu bagaimana cara mencetak gol dari luar kotak penalti."

Vidal Berusaha Fit 100% Untuk Hadapi Spanyol

Heng.jpg

Agen Bola terpercaya indo11.com melaporkan, Pemain timnas Chile, Arturo Vidal tahu bahwa laga kontra Spanyol akan sangat penting demi kelolosan Chile ke babak 16 besar. Untuk itu Vidal akan berusaha keras untuk bisa fit sepenuhnya main di laga tersebut.

Chile boleh dibilang lebih dalam posisi menguntungkan karena menang 3-1 atas Australia di laga pembuka, sementara Spanyol justru takluk 1-5 dari Belanda.

Kemenangan atas Spanyol nantiakan memuluskan langkah Chile ke babak selanjutnya. Hasil sebaliknya akan membuka peluang Spanyol lolos dan nasib kedua tim ini akan ditentukan di laga terakhir.

Vidal tahu bahwa Chile tak ingin langkahnya terhenti di babak grup meski di grup ini bercokol tim seperti Belanda dan Spanyol. Namun Vidal lebih dulu harus memulihkan kondisinya usai cedera lutut.

Vidal sendiri memang bermain sebagai starter meski awalnya diragukan dan cuma tampil selama 60 menit di laga perdana lalu.

"Saya coba untuk bisa fit 100 persen. Secara fisik saya pikir saya fit. Saya merasa baik-baik saja dan saya sudah berlatih dengan sangat hati-hati," ujar Vidal.

"Lutut saya sudah merespons dengan sangatbaik. Saya yang memutuskan untuk bermain lawan Australia kemarin. Seperti yang saya bilang, saya ingin bermain di Piala Dunia meski itu harus mengorbankan lutut saya," lanjutnya.

Argentina Enggan Remehkan Lawan di Fase Grup

 heng.jpg

Agen Bola Melaporkan Berita Olahraga Terkini dan terbaru Indo11.comBuenos Aires – Argentina akan berupaya keras untuk tampil maksimal di babak penyisihan grup Piala Dunia 2014. Pelatih Alejandro Sabella tak mau meremehkan tiga lawan timnya di Grup F, yang dinilainya punya kondisi fisik prima.

Di Piala Dunia 2014, Argentina berada satu grup dengan Bosnia-Herzegovina, Nigeria, dan Iran. Dilihat dari sisi kualitas dan materi pemain, tim ‘Tango’ masih jauh di atas tiga tim lainnya.

Meski begitu, kata Sabella, tiga tim yang menjadi lawan Lionel Messi dan kawan-kawan di fase grup punya kekuatan fisik yang mumpuni. Untuk mengalahkan mereka, diperlukan performa tim yang bagus dan stabil, didukung dengan penampilan terbaik dari para pemain andalan.

"Saya tidak dapat memprediksi masa depan, tapi kami harus tampil pada pertandingan-pertandingan di mana kami wajib bermain oke," ujar Sabella.

"Kami akan menghadapi tim-tim kuat, tim-tim yang sangat kuat secara fisik, khususnya Iran dan Nigeria. Bosnia adalah tim Eropa sehingga selain kuat secara fisik, mereka juga punya elemen lain yang lebih kuat," jelasnya.